Di balik kemegahan pesta pernikahan dan keindahan foto di media sosial, jutaan rumah tangga menyimpan kegelisahan yang tak terucapkan, cinta yang retak dalam diam, kelelahan yang tak berani diakui, dan niat yang perlahan kehilangan arah. Ratusan ribu kasus perceraian terjadi dalam setahun, dengan penyebab utama bukan lagi faktor ekonomi, melainkan ketidaksiapan mental, kurangnya komunikasi, dan hilangnya kesadaran akan makna pernikahan itu sendiri. Dari kegelisahan inilah buku Muhasabah Cinta lahir; bukan sebagai panduan instan menuju kebahagiaan, melainkan sebagai cermin yang mengajak setiap pasangan bertanya kembali: mengapa aku mencintai, untuk siapa aku menikah, dan ke mana arah pernikahan ini sebenarnya berjalan?
Di era ketika cinta kerap berhenti pada perasaan dan pernikahan rentan menjadi tontonan publik, kebutuhan akan kesadaran spiritual dalam berumah tangga semakin mendesak. Fenomena riya’ emosional, memamerkan keharmonisan demi citra, sementara batin penuh luka, telah menjadi krisis diam-diam generasi ini. Gelombang pernikahan dini, perceraian usia muda, dan konflik yang dipicu media sosial menegaskan bahwa yang dibutuhkan bukan sekadar tips komunikasi, tetapi pembaruan niat yang berakar pada kesadaran spiritual. Buku ini hadir untuk menjawab kekosongan itu; menawarkan muhasabah sebagai jalan keluar dari jebakan cinta yang kehilangan makna.
Dibangun di atas lima fondasi spiritual — Lillāh, Billāh, ‘Alallāh, Fillāh, dan Ilallāh — buku ini menawarkan keunggulan yang jarang ditemui pada buku pernikahan lainnya: ia memadukan kearifan Islam klasik dari Al-Ghazali, Ibn Qayyim, dan Quraish Shihab dengan wawasan psikologi modern dari Goleman, Gottman, hingga Fromm secara harmonis dan membumi. Setiap bab mengalir bukan sebagai daftar nasihat, melainkan sebagai perjalanan reflektif yang menyentuh lapisan terdalam dari niat, emosi, ekspektasi, dan keadilan dalam rumah tangga. Bagi pasangan yang sedang berjuang mempertahankan cintanya, bagi yang baru melangkah ke jenjang pernikahan, maupun bagi siapa pun yang ingin mencintai dengan lebih sadar dan bertanggung jawab, buku ini adalah teman seperjalanan yang paling jujur.
Penulis: Lukman Ahmad Irfan dan Damar Aditama
Penerbit: CV Indonesia Imaji
Harga: 70.000,-
ISBN: Dalam Proses
Pembelian versi digital myedisi reader:
Pembelian versi digital bacabuku.com/Kubuku:
Pembelian via TiktokShop:
Original price was: Rp75.000,00.Rp70.000,00Current price is: Rp70.000,00.











Reviews