Selasa, Agustus 13, 2019
Di akun media sosial Instagram, saya menjadi pengikut (follower) dua orang politisi; Ridwan Kamil dan Emil Dardak. Dalam kapasitas keduanya sebagai pejabat publik, komunikasi yang dibangun melalui media sosial bisa dikategorikan aktif dan cukup efisien. Ridwan kamil memiliki 10,1 juta pengikut, sedangkan Emil Dardak selaku wakil gubernur Jawa Timur memiliki pengikut 138 ribu. Ridwan kamil tentu unggul jauh dari segi...
Catatan politik ini saya mulai dengan sedikit pengantar: Dalam beberapa waktu terakhir, saya berusaha sekuat tenaga membatasi diri dari memperoleh informasi yang berkaitan dengan seluk-beluk pemilu dan kampanye-nya. Alasan Pertama: Melihat dan mendengar saling serang antar dua kubu calon presiden tidak terlalu banyak memberi informasi tentang visi ‘mau apa mereka nanti’. Selebihnya, saya dan tentu ‘kita’ semakin terdesak dalam kondisi; bingung, kecemasan...

APA ALASAN MEMILIH CALEG?

Saya tidak yakin bahwa menonton seri-seri debat capres dan cawapres mampu merubah pilihan anda pada kandidat yang sejak awal anda pilih; dalam hati. Anda yang mendukung Jokowi-Amin akan tetap pada pilihan awal, sementara pendukung Prabowo-Sandi juga akan tetap menjagokan kandidat idola mereka. Benar saja, belum lama setelah debat-debat itu ditayangkan berbagai stasiun televisi, beberapa lembaga survey merilis hasil riset dan...
Beberapa waktu yang lalu, dari 157 desa di 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek, 132 desa di antaranya menggelar Pilkades serentak. Pada masa yang akan datang, proses demokrasi ini tentu perlu selalu mendapat perhatian khusus. Sebab, Pilkades sangat vital dalam proses pembangunan Indonesia. Dimana saat ini desa bukan lagi obyek pembangunan, melainkan subyek pembangunan. Desa sudah bisa menentukan arah pembangunan secara...
Penulis: Isniati Safitri Wardani (Mahasiswa UIN Malang) Semasa kecil dahulu, mahasiswa “kasta” baru yang benar-benar memesona hatiku Mahasiswa adalah kesatria baru yang sejak dulu dianggap sebagai agent of control, agent of social dan agent of change, keberadaanya menjadi harapan seluruh elemen termasuk negara. Pemuda khususnya mahasiswa adalah tangan-tangan dari keberhasilan negara menuju kemajuan ekonomi, budaya, pendidikan, sosial, politik dan hal-hal lain....
Pada tahun 2019 ini, kita sebagai bangsa dan negara Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi, serentak. Pemilihan Presiden dan anggota dewan. Salah satu fenomena yang paling mengemuka dari hari-hari menjelang pesta demokrasi kita, adalah keriuhan, kebisingan bahkan keributan yang muncul ke permukaan. Ya, kebisingan yang muncul sebab ruang publik dipenuhi persaingan antar kandidat dan pendukungnya menyampaikan berbagai janji kampanye. Semakin ramai...
Ditengah hiruk pikuk kehidupan beragama kita, istilah islam liberal atau liberalisme islam seolah tidak bisa lepas menjadi bahan pembicaraan. Sebagian besar kalangan menganggap salah apabila kata islam disandingkan dengan kata liberal. Dalam banyak atikel dan pernyataan tokoh, gerakan islam liberal sering mendapatkan stigma negatif. Berdasarkan fenomena tersebut, artikel ini mencoba menelaah, apa dan bagaimana islam liberal di Indonesia. Konteks dan Sejarah...

MEMBEDAH KONSUMERISME

Jejen Jaelani
Definisi Steven Miles (2006) menyatakan bahwa konsumsi dengan konsumerisme (hyper-consumption) memiliki perbedaan. Mengutip Oxford dictionary, consumption berarti ‘membeli dan memakai suatu barang (goods)’. Sedangkan Campbell (1995) mendefinisikan konsumsi sebagai ‘memilih, membeli, menggunakan, merawat dan memperbaiki barang ataupun jasa. Jika konsumsi hanya berkaitan dengan perilaku, perbuatan, maka konsumerisme memiliki cakupan yang lebih luas; suatu way of life (Miles, 2006:4). Miles mengutip dari...
"Telaah Dampak Hadirnya Kelompok Islam-transnasionalis pada Dunia Maya, Masyarakat dan Negara" Dunia kehidupan keagamaan Indonesia temperaturnya tengah menghangat. Persentuhannya dengan politik praktis membuat hal-hal sepele dan mudah dirundingkan berubah menjadi runyam, berkepanjangan serta menguras emosi sebab menarik berbagai sentimen rasial maupun angtar golongan kedalam kubangannya. Kasus Basuki Cahaya Purnama (Ahok)...
Tulisan ini di mulai dengan menceritakan kisah penulis menonton pertandingan-pertandingan Persebaya Surabaya, ketika masih SMA. Di keberangkatan pertama masih kurang beruntung, sebab satu dan lain hal, rombongan teman-teman saya memutuskan batal menuju stadion Tambaksari, lalu memilih mlipir ke salah satu pusat perbelanjaan. Keberangkatan kedua, karena berangkat naik bis dan hanya dua...

FOLLOW ME

0FansSuka
3,879PengikutMengikuti
6PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

CATATAN