[vc_row type=”in_container” full_screen_row_position=”middle” scene_position=”center” text_color=”dark” text_align=”left” overlay_strength=”0.3″ shape_divider_position=”bottom” bg_image_animation=”none”][vc_column column_padding=”no-extra-padding” column_padding_position=”all” background_color_opacity=”1″ background_hover_color_opacity=”1″ column_link_target=”_self” column_shadow=”none” column_border_radius=”none” width=”1/1″ tablet_width_inherit=”default” tablet_text_alignment=”default” phone_text_alignment=”default” column_border_width=”none” column_border_style=”solid” bg_image_animation=”none”][vc_column_text]

 

Penulis: Tyas Murti Rahayu

Menjadi mahasiwa jurusan hukum di suatu Universitas adalah dambaan bagi setiap siswa atau siswi sekolah menegah atas yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Di lansir dari CNN bahwa dalam SBMPTN 2020 jurusan yang paling banyak diminati ke 4 setelah kedokteran,ilmu komunikasi dan teknik adalah jurusan ilmu hukum. Karena jurusan hukum merupakan jurusan yang ketika kita lulus memiliki lapangan kerja yang cukup luas seperti menjadi hakim,advokat,jaksa,pengacara, dan konsultasi hukum. Adapun fakta-fakta menarik mengenai mahasiswa hukum sebagai berikut:

  1. Apa Yang Dipelajari Di Fakultas Hukum?

Banyak yang beranggapan bahwa menjadi anak hukum itu kita hanya belajar hukum pidana dan pertadata saja namun selain itu terdapat bahasan lain mengenai hukum diantaranya:

  • Bagaimana hukum itu bisa hidup di masyarakat.
  • Belajar bagaimana hukum itu memenuhi kebutuhan masyarakat.
  • Belajar bagaimana hukum mengatasi perubahan iklim
  • Belajar mengenai hukum lingkungan,seperti sosial justice warrior,larangan kantong pelastik,stainless straw.
  1. Anak Hukum Tidak Harus Hafal Undang-Undang

Banyak orang yang salah kiprah terhadap mahasiswa hukum yang harus mahir hafalan termasuk harus banyak menghafal undang-undang, pernyataan tersebut salah karena pada kenyataan nya dalam hukum kita belajar mengenai teori yang dihubungkan dengan kasus yang harus dianalisis dan kemudian barulah kasus itu dikaitkan dengan undang-undang,lebih tepatnya hanya menafsirkan undang-undang saja bukan menghafal.

  1. Dekat Dengan Pemerintah.

Maksudnya dekat dengan pemerintah di sini adalah sebagai anak hukum  lebih mudah untuk mengomentari pemerintah dari segi hukum dan apa saja yang tidak dijalani oleh pemerintah terkait dengan hukum.

  1. Karakteristik Yang Harus Dimiliki Oleh Mahasiswa Hukum

Terdapat 3 karakteristik yang harus dimiliki oleh mahasiswa hukum

  • Integritas

Integritas ini wajib dimiliki oleh mahasiswa hukum karena integritas itu penting ketika sudah masuk kedalam dunia kerja. Apa yang kita lakukan harus berdasarkan dengan kejujuran, kebenaran, dan peduli terhadap diri kita sendiri.

  • Pemahaman Tentang HAM

Pemahaman terkait HAM ini wajib dimiliki oleh mahasiswa hukum, salah satunya adalah dengan cara mempelajari sejarah karena dengan kita mempelajari sejarah kita akan tahu bagaimana perkembangan hukum dan HAM dari zaman ke  zaman.

  • Pemikiran kritis

Menjadi mahasiswa hukum harus memiliki cara berfikir yang kritis karena dalam study hukum kita mempelajari berbagai study kasus yang perlu dianalisis secara secara kritis.

Sebelum kita masuk jurusan hukum kita perlu mengetahui apa saja fakta- fakta menarik terkait dengan mahasiswa hukum karena dengan itu akan membuat kita lebih mengenal mengenai mahasiswa jurusan hukum baik itu dalam karakter maupun pembelajaran.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]