Tanah bukan sekadar aset, melainkan ruang hidup yang menyimpan sejarah, identitas, dan harapan masyarakat. Melalui kisah Desa Kerang Dayo, buku ini menggambarkan perjuangan masyarakat adat dan petani swadaya menghadapi ketidakjelasan batas, pemasangan patok, serta ketimpangan penguasaan lahan. Pembahasannya disampaikan dengan bahasa yang dekat dan mudah dipahami.
Buku ini juga menawarkan jalan perlindungan melalui musyawarah, pemetaan partisipatif, pendampingan, dan penyelesaian hukum yang adil. Pembaca diajak memahami bahwa kehilangan tanah dapat berarti kehilangan penghidupan, tradisi, dan masa depan generasi berikutnya. Sebuah bacaan penting tentang keadilan, martabat manusia, dan pembangunan yang tidak merampas ruang hidup.
Penulis: Darius Nesi
Penerbit: CV Indonesia Imaji
Harga: Rp.60.000,-
ISBN: 978-634-7833-13-6
Pembelian melalui admin (Whatsapp Business):

Pembelian versi digital myedisi reader:
Pembelian versi digital bacabuku.com:
![]()
Pembelian versi digital Kubuku E-Resources:
Pembelian via TiktokShop:
Original price was: Rp75.000,00.Rp60.000,00Current price is: Rp60.000,00.










