by boss | May 31, 2020 | SASTRA
ANGGUR DAN BURUNG Tengah malam suara burung membawa cangkir pertobatan melepaskan anggur-anggur serta vas minuman, ke tanah terbaring segala yang telah bersandiwara. Bersuaralah seluruh yang di dalam lautan dengan uap air di daratan yang merangkak di rumput-rumput dan...
by boss | May 31, 2020 | SASTRA
LEMBAH PENYAIR Ketika penyair berjalan mengalahkan lembah kumbang-kumbang berbaris di bawah sepatu. Luka matahari semakin mengisi hari-hari yang sedih. Penyair berjalan mundur ke arah perpustakaan membaca riwayat hidup penulis yang terkubur. Syair-syair tidak mewakili...
by boss | Mar 15, 2020 | SASTRA
Penulis: Ghofirudin Jika kamu ingin bicara, maka mulailah. Aku hanya ingin berbaring di sini, di atas sebuah kasur yang keras, yang ranjang kayu tuanya akan bersuara kereket setiap kali tubuhku berpolah. Aku hanya ingin menikmati kegelapan di kamar ini, berpura-pura...
by boss | Mar 12, 2020 | SASTRA
Penulis: Ghofirudin (Trenggalek) Siang bolong yang begitu terik. Namun suhu panas sudah tidak mampu membuat tubuhku mengucurkan keringat lagi. Bahkan meneteskan setitik pun tidak. Keringat dari dalam tubuhku telah terkuras seperti hendak habis. Cairan asin yang keluar...
by boss | Jan 18, 2020 | SASTRA
Oleh: @luthfiham Mereka berdua bertemu di satu malam yang masih basah oleh hujan. Hari-hari terakhir hujan selalu turun, tanpa pernah absen. Rumi mengebaskan ujung jaketnya yang basah sebab air yang jatuh dari ujung payung. Selalu begitu, tapi ia juga selalu lupa...
by boss | Jan 12, 2020 | SASTRA
Oleh: @luthfiham Bus antar-kota yang ditumpangi Saipul berhenti tepat di depan gapura kampung. Dari kejauhan istrinya berdiri menunggu di samping sepeda motor matic warna biru. Gapura itu baru saja dicat ulang, dengan warna dominan merah dan putih. Saipul masih ingat...