Rabu, Agustus 14, 2019
Penulis: Mawin Asif (Malang) Dunia dalam teropong industri dan manufaktur, kini melangkah pada tahap revolusi keempat. Pengikut infrormasi publik khususnya pada sektor ekonomi industri semestinya sudah mengetahui revolusi industri 4.0. Sebelumnya, revolusi tahap ketiga ditandai munculnya teknologi digital dan internet pada tahun 90-an. Pengembangan platform ketiga dan transformasi digital manufaktur menjadi sebuah ide untuk revolusi industri keempat. Indonesia memerlukan sumber daya...
Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan 'Keterbelakangan Islam' Memasuki abad kedua puluh, kondisi dunia ditandai oleh kamajuan yang dicapai oleh dunia Barat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dengan segala implikasinya, termasuk penjajahan pada dunia Islam. Negam-negam yang dahulu masuk ke dalam hegemoni Islam seperti Spanyol, India, Sisilia, dan sebagainya sudah mulai melepaskan diri dari Islam dan berdiri sendiri sebagai negara yang sepenuhnya...
Kita memasuki era dimana demokrasi dengan kebebasan berpendapatnya dipadukan dengan perkembangan teknologi internet, menghadirkan wajah baru bagi masyarakat. Kemudahan berkomunikasi, akses aktualisasi diri melalui media sosial dan kemampuan menyebarkan berbagai macam hal, mulai berita, foto diri sampai iklan. Semua mudah di akses selama memiliki perangkat telepon pintar, atau laptop. Hegemoni surat kabar cetak sebagai distributor berita dan opini, mulai tergerus oleh...
Menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, Path, BBM, Line, Whatsapp, Instagram, seolah sudah menjadi kebutuhan sosial masyarakat Indonesia. Banyak penelitian tentang Instagram menemukan indikasi bahwa aplikasi tersebut bisa meningkatkan rasa cemas dan marah, juga lebih rawan menggerogoti harga diri bagi sebagian besar penggunanya. Berdasarkan data hasil survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2016, pengguna Instagram...
Ditengah proses menghadapi Revolusi Industri 4.0, masyarakat kita masih sering terjebak informasi palsu dan berita bohong yang tersebar di internet. Dikutip dari laman Kompas.com, hasil survei CIGI-Ipsos 2016 menunjukkan, sebanyak 65 persen dari 132 juta pengguna internet di Indonesia percaya dengan kebenaran informasi di dunia maya tanpa cek dan ricek. Menurut Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan...
Internet dan media sosial awalnya diharapkan dapat memperbarui demokrasi, melawan hegemoni­ dan monopoli  media penyedia berita dan mengantar kita semua ke dalam komunitas global yang terbuka. Namun dalam perjalanannya dalam beberapa waktu terakhir, gagasan itu telah dirusak oleh fenomena baru yang menunjukkan bahwa demokrasi, pada kenyataannya, terbengkalai oleh berkembangnya internet: terutama oleh berita palsu (hoax). Mulai ditinggalkannya media maintream tentu bisa...

FOLLOW ME

0FansSuka
3,878PengikutMengikuti
6PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

CATATAN